Kamis, 26 April 2012

Best Birthday Ever!!:))

Diposting oleh Refika Dwiputri di 08.27 0 komentar
Hari ini hari yang sangat mendebarkan. Hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional. Hari ini
Pagi ini, tanggal 26 April 2012, ku mencoba mengecek handphone ku yg kuletakkan tepat di samping tempat tidurku, ku buka perlahan. Seseorang yg ku harapkan menjadi orang pertama yang mengucapkan dihari ini ternyata dia tidak mengucapkannya. Dia terlalu sibuk dengan dunianya, Aku hanya dianggap butiran debu yang menempel pada pundaknya. Aku bukanlah siapa-siapa untuknya. Dia pun kini ku anggap seperti tomcat yg hingap kesana-kemari Dan aku mencoba melupakan semua yg ada dipikiranku tentangnya.

Ketika ku terbangun, ku kira mama, papa, dan kakak ingat akan hari bersejarah ini. Tapi ternyata? mereka lupa. Mereka menganggap ini adalah hari biasa. Hari terakhirku menjalankan Ujian Nasional.

Sedih, kecewa, ingin rasanya menangis. Tapi buat apa? aku sudah bersyukur selama ini sudah diberi kasih sayang yg sangat melebihi ambang batas. Aku tau mereka menyayangiku, mungkin melebihi dari yg ku tau.

Ketika Ujian Nasional sedang dilaksanakan, tiba2 pengawas ruangan datang ke meja ku dan mengecek nomor pesertaku, aku kaget, takut, tapi ternyata. Dia malah mengucapkan.. "Happy Birthday yaaa."
Terenyuh jadinya. Halah #lebay


Ketika bel sekolah berbunyi..
Semua siwa-siswi SMPN 9 Depok langsung bergegas keluar ruangan masing-masing.
Kami saling berpelukan layaknya segerombolan teletabis.
Ada yg menabok pipiku yang gembil nan imut ini, ada pula yg meneriaki selamat ulang tahun fikaaa. Tepat ditelingaku. Senang rasanya.

"Aku ingin pulang" Seru ku kepada teman-teman.
"Yasudah ayok kita pulang."
Ternyata, ditengah perjalanan mereka malah beralih tujuan menjadi main ke salah satu rumah sahabatku, dara.
Aku pun setuju.

Ketika sampai disana, kita hanya bersenda gurau seperti biasa tak ada yg teriak-teriak seperti layaknya anak-anak yg baru lulus ujian. Kami ini hmm seperti bisa dibilang, para pasien rs jiwa yg baru saja dilepas. Diam, memikirkan hasil un yg tidak tau bagaimana nasibnya kelak.

Keadaan itu kemudian seketika pecah ketika sahabatku, eka, dan icha, datang sambil membawa kue sambil menyanyikan lagu happy birthday, Ga karuan rasanya! Seneng, ternyata mereka ingat sama hari ulang tahun ku. Memang suara mereka tidak terlalu menderu-deru seperti suara agnes monica. Tapi suara mereka jauh lebih baik ketimbang suara2 girlband jaman sekarang. Ini nyambung kemana-mana. Haduh. Maaf-maaf


























Lucu ya kita semua, tertawa lepas menggambarkan kegembiraan kita semua ^^.

Bukan hanya itu, ketika aku sedang bete-betenya sama mama dan papa dan semua keluarga , datang seorang sahabatku Nissa, dia membawa kado ini, lucu deh , aku suka banget. Makasih ya nissa :)

Terimakasih yg tidak terhingga juga buat keluargaku, akhirnya kalian menyadari bahwa hari ini adalah hari yg bersejarah. Walau kalian sadar ketika malam menjelang, tidak apa-apa.Terimakasih juga atas support yg kalian berikan selama ini. Terimakasih juga kepada keluarga kedua ku,keluarga perguruan merpati putih dan teman-teman. Terimakasih semua. Ohya, terimakasih juga yg sudah mengucapkan lewat jejaring sosial dan memberi doanya kepada ku, semoga Allah mendengar doa kalian dan mengabulinya. Sukses untuk kita semua.

humm..konbanwa minna san, arigatou gozaimasu. hehehe

Selasa, 24 April 2012

Aku Ingin Lulus

Diposting oleh Refika Dwiputri di 04.10 0 komentar
3 tahun telah berlalu.
Tertawa, menangis, senang, suka dan duka kita lewati bersama.
tepat 3 tahun yang lalu.
Kita semua tak saling mengenal.
Sampai pada akhirnya menjalin persahabatan.
Kita masuk ke sekolah ini bersama-sama.
Kita lulus insyaAllah akan bersama-sama kembali

Postingan ini ku buat.
Untuk menyemangati ku  dan kita semua dalam menghadapi ujian nasional besok dan lusa.
Ku yakin kita semua bisa menghadapinya walau ku tau banyak kerikil-kerikil kecil yg mehadang kita.
Kepadamu ku berserah.
Kepadamu yaAllah.
Ku mohon lancarkanlah.


Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik.
Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik.
Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik. 

Rabu, 11 April 2012

Bersamamu aku merasa aman, Disampingmu aku merasa nyaman.

Diposting oleh Refika Dwiputri di 03.54 0 komentar
Bersamamu aku merasa aman
Disampingmu aku merasa nyaman.

Allah memang adil.
Ketika hatiku telah hancur berserakan.
Datang mereka yang membantuku membereskan kepingan-kepingan hati ini,
Mereka yang telah membuatku merasa nyaman, aman,
Dan melupakan kenangan yang pernah terjadi antara ku dan dirinya.

Tak terasa
Waktu terus berjalan.
Dan inilah saat-saat yang sangat menyedihkan bagiku

Kita semua akan terpisah
Raga tak saling bertemu.
Tapi pikiranku, akan selalu bersamamu, sahabatku.

Entah bagaimana nasib kita kelak nanti
Berharap semoga Allah melindungi kita.
Menjaga perasaan kita.
Semoga tak ada lagi hati yang tersakiti.
Terimakasih karena telah menghadirkan kembali gelak tawa yang telah hilang pada diriku karena, dia.
Terimakasih, telah menjadikan hidupku lebih berarti karenamu, sahabat.
Dan sekali lagi.
Terimakasih YaAllah , karenamu ku dipertemukan dengan mereka yang sangat mengerti keadaanku.

I want you to read this.
Believe me, We'll meet again, Because it's a part of  Hope and Destiny :')

Rabu, 04 April 2012

My love begins

Diposting oleh Refika Dwiputri di 06.50 0 komentar
Mungkin kita tidak pernah saling bertatap mata
Mungkin juga tak pernah saling mendengar suara kita
Kita ini bagaikan 2 ekor burung merpati buta yang saling memahami satu sama lain
Kita seperti mereka, tapi tidak ada jalinan apa-apa diantara kita.
Kita pun tak mengetahui bagaimana paras kita...

Terasa indah dan nyaman meski jauh, dan meski tak terlihat.
Mungkin kita sama-sama buta dan tuli
Tapi tidak demikian dengan hati kita.
Hati kita selalu melihat satu sama lain, dan merasakan apa yang terjadi.

Terkadang aku marah dan bosan dengan apa yang terjadi.
Tapi hatiku tetap beku  seperti salju diakhir musim dingin.
Selalu mencoba bertahan ditengah terik matahari.

Engkau akan tetap menjadi angin yang terus berhembus.
Dan aku akan tetap menjadi air yang terus mengalir.
Kita akan saling bertemu di pelabuhan akhir, Samudera..


If You were happy before you knew someone, You can be Happy after They're Gone..

Diposting oleh Refika Dwiputri di 04.15 0 komentar
From : Checa
       "Fik.. gue mau curhat."
From : Me
       "Apa ca?"
From : Checa
       "Gue nyesel jadi kaya gini sama dika, padahal dulu dika
        baik banget sama gue, Tapi gue malah ngeraguin dia gitu.
        Acuh tak acuh sama sikapnya. Dan gue
        Malah khianatin dia. Fik, gue nyesel fik :'("
              

Itulah sepenggal sms yang checa kirim kepada teman curhatnya, fika. Seorang gadis lugu, yang belum pernah pacaran sama sekali, tapi dialah solusi checa dalam mencari jalan keluar masalah yang sering dihadapi olehnya. Hampir setiap weekend mereka jalan bersama demi mengusir kepenatan yang ada didalam diri mereka masing-masing. Checa adalah seorang yang sangat baik, humoris, lucu. Kalau fika dan checha sudah bertemu, hmmm sudah susah deh untuk dipisahkan. Mereka bersahabat semenjak mereka kecil. 

-----------------------------------------------------------------------------------------------
"Terus, sekarang apa gunanya lo menyesali semua yang udah terjadi? nasi udah menjadi bubur ca. Jalanin aja apa yang harus lo jalanin sekarang ini. Gausah liat kebelakang terus. Ga ada gunanya, lo flashback setiap hari." 

"Tapi gue ngerasa bersalah aja gitu fik sama dia, lagi pula dia kan ga salah. Gue yang salah. Gue mau minta maaf fik sama dia, tapi gue harus gimana?"

"Gimana ya? Hmm gue pikir sih, lo harus di rukiyah deh.."

"FIKAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!

"Bercanda eh, ya menurut gue sih lo gausah terlalu keliatan lo menyesali apa yang udah lo perbuat. Santai aja, kalau emang lu masih jodoh sama dia, dia ga akan kemana kok. Dia pasti balik ke lo. Tapi kalo emang engga, ya jangan salahin gue gitu dong. Biasa aja tatapannya.."

"Iya deh.."
                                                           ***
-----------------------------------------------------------------------------------------------

"Eh fik, lo tau ga? gue udah bisa move on loh! Hihi gue udah dapet yang baru.."

"Oh ya? Bagus dong kalo kaya gitu! Gue sih tinggal nunggu PJ aja nih"

"Yeh, dasar!"

-----------------------------------------------------------------------------------------------


Ditengah malam yang sunyi, Fika berfikir.. 
"Kenapa checa bisa move on. Kenapa gue engga?"

Telfon berdering...

"FIKAAA!! AHHHH GUE JADIANNNNNNNNN!!!!!!!!"
"Hah? serius? sama siapa?
"Sama seseorang lah.."
"Ya namanya siapa?"
"Besok kita ketemuan yuk, sekalian gue mau kenalin pacar gue hihi.."
"Yaudah."
                                                        ***
----------------------------------------------------------------------
Margo City

Anjrit, lama banget nih anak, bisa jadi lumutan nih gue nunggu mereka.

"Hai fikaaaa!"
"lama banget sih lo, jalan kaya keong..''
"Orang sabar tuh disayang allah fik hehe"
"Terlalu sabar juga ga bagus ca.."
"Iya iya maaf, eh kenalin, ini pacar gue, ello namanya.."
"Hai, ello.."
"Hmm, fika.."
"Udah pesen minum fik?"
"Belum ca.."
"Oke gue pesen dulu ya.."

------------------------------------------------------------------

TO : fika12345@yahoo.com

Dear fika.. 

Hai , apakabar fik?
Udah lama banget kayaknya kita ga email-an. Kayaknya lo udah makin cantik aja nih. Hehe.  Eh ketemuan yuk, jarang nih kita ketemu. Mumpung gue ada waktu. Hari Minggu besok gimana? Reply As Soon As Possible. :)

Fika membaca email dari fattah, teman sewaktu masa kecilnya yang dia kira sudah lupa dengan keberadaannya. Seketika fika langsung berjingkrak-jingkrak kegirangan karena mendapat email tersebut.


Message
From: Me
      "Ca, fattah ajak gue ketemuan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!"
From: Checa
      "Cieeeee."
From: Me
      "Gue harus bales e-mailnya apa engga nih ca?"
From: Checa
      "Aduh odong deh, yaiyalah! Bales kalo lo bisa menghadirinya,
       tanya dimana tempatnya, pura-pura lo gatau tempatnya supaya
       dia jemput lo cantik!:)"
From: Me
      "Oke deh."

--------------------------------------------------------------

TO: fattahramad12345@yahoo.com

Hai fatt,

Kabar gue alhamdulillah baik. Lo gimana?
Iya nih kita udah lama banget ga ketemu dan ga email-an kaya gini.
Gue pikir lo udah lupa sama gue. Hehe.
Ketemuan? Hmm oke gue setuju. Hari minggu? gue bisa kok :D
Btw mau ketemuan dimana fatt? 


TO: fika12345@yahoo.com

Kabar gue baik juga kok.
Mana mungkin gue ngelupain sahabat masa kecil gue?
Ga akan fik :) Kita ketemuan di PIM aja gimana?
Jam  1 bisa kan?
See you there :)



---------------------------------------------------------------
 PIM
@Hanamichi

Menunggu sambil bermain laptop kesayangannya. Itulah yang fika lakukan demi mengusir kebosanannya yang sedang menunggu fattah. 

"Duh gue kelamaan ya?"
"Ah engga kok fatt, cuma sedikit lama aja.."
"Sorry, abis biasalah macet, kalo ga macet bukan jalanan namanya hehe."
"Iya tau.."


Asyik berbincang sambil menyantap minuman dan makanan yang tersedia, fika lupa dengan janji yang telah dibuatnya. Janji yang dibuat bersama checa, mereka berjanji untuk bertemu di UI , bermain, dan berkenalan dengan teman checa yang sengaja checa kenalkan untuk fika. Seseorang yang sangat amat baik, Dia bernama endra. Setahu checa, fika itu single. Jadi ya, selama ini kan fika sering mencari jalan keluar masalahnya. Sekarang adalah waktunya dia untuk membahagiakan fika.

----------------------------------------------------------
Message

From: Checa
     "Dimana lo? Gue udah stand by di UI sama seseorang."
From: Me
     "Duh ca, maaf banget. Gue lagi di PIM sama fattah, gue minta
       maaf ga bisa dateng.  Lo sama siapa disana? Sama ello? ah
       yang ada disana gue cengo lagi."
From: Checa
      "Bukan odong, gue sama endra. Ada hal penting yang mau dia
       omongin."
From:  Me
      "Duh kapan-kapan aja ya ca, hehe bye. Hp gue low"
---------------------------------------------------------------
UI

Ndra.. fika ga bisa dateng......
Kenapa?
Dia lagi di PIM
Lo bilang dia yang janji, kenapa dia yang ga bisa?
Mana gue tau ndra, jangan salahin gue dong.
Lo kasih tau ga kalo disini ada gua?
Gue udah kasih tau, tapi kata dia kapan-kapan aja
Yaudahlah ca mending kita balik aja.


-----------------------------------------------------------
 Sampai pada hari senin, checa dan fika bertemu di suatu Mall dan berbincang

Ca!!! Kemarin gue seru abis loh ketemuan sama fattah!!

Ohya? Selamat deh :p

Kenapa sih? Lo marah ya gara-gara gue ga bisa dateng? Muph ea qaqa._.

Gue ga marah, gue cuma sedikit kesel. Lo tau kenapa gue kesel sama lo? karena disana, endra udah nunggu lo. Dia mau ketemu sama lo. Dia mau ungkapin perasaannya ke lo. Tapi lo malah pergi sama fattah. Ya gimana endra ga kecewa fik! Dan gue juga kecewa.

HAH? Ta..ta...ta..ta...tapi kenapa lo gabilang sama gue ca? Tau gitu gue balik secepatnya

Gue udah bilang sama lo, endra mau ngomong penting. Tapi kata lo? Kapan-kapan aja kan? Trus pas gue mau ngelanjutin sms, Lo bilang Hp lo low kan? Lo bilang bye kan? Yaudah gue ngomong apa adanya sama endra.

Trus dia bilang apa ca?

Dia ga bilang apa-apa. Tapi yang jelas dia kecewa banget sama lo fik.

-------------------------------------------------------------
Ruang Belajar 19;00

@endra12345
    Ndra, kemarin lo mau ngomong apa sama gue?

Endra pun membalas nya dengan
@fika12345
    Ga kok

@endra12345
    ndra, serius!

Endra pun tak membalas tweet yang fika tujukkan kepadanya.

"Fika pun semakin terluka dibuat oleh dirinya sendiri. Ah mengapa aku begitu bodoh! Seharusnya ku dengarkan dulu apa isi sms yang dimuat oleh checa. Seandainya saja, waktu bisa diputar kembali." Pikir fika dalam hati.

------------------------------------------------------

Message

From : Me
      "ca, ajak gue ketemu sama endra ca, please. Gue mau minta
       maaf sama dia."
From : Checa
      "nasi udah menjadi bubur fik, endra udah males ketemu lo."
From : Me
      "Ya makanya itu ca.. gue minta tolong bujuk endra supaya
       mau."
From:  Checa
      "Gw udah bujuk endra berkali-kali fik. Tetep aja dia ga mau.
       Dia masih kecewa sama lo.
From: Me
     "Yaampun ca, gue nyesel banget. Gue harus gimana ca?"

From : Checa
      "Terus, sekarang apa gunanya lo menyesali semua yang udah
       terjadi? Jalanin aja apa yang harus lo jalanin sekarang
       ini. Gausah liat kebelakang terus. Ga ada gunanya, lo
       flashback setiap hari. Endra juga paling udah
       punya seseorang yang bisa lebih menghargai perasaannya" Itu
       kata-kata Yang pernah lo kasih buat gue. Sekarang lo resapi
       deh tuh kata-kata.

----------------------------------------------------
Sebuah pelajaran berharga bisa kita petik dari cuplikan drama diatas.
"Just because someone breaks up with you, doesn't mean they don't love you. It may mean they love you more than you know, because they're saving you from an even worse heartache if you keep the relationship going. Break up aren't mean to hurt you, Sometimes they're to save you."

Minggu, 01 April 2012

Hai Raisaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..

Diposting oleh Refika Dwiputri di 18.05 0 komentar
Hahahahaha
Ini postingan aneh, sebenernya udah lama sih.
Waktu itu malem-malem, gue liat si kak @raisa6690 lagi on.
Dia ngetweet "prepare ke bandung"

okey, disitu dia memang masih belum se-terkenal sekarang.
Followersnya pun masih sekitar 6000-an.

langsung check TKP aja gan.


Betapa senengnya hati gue dibalas seorang Raisa Andriana AHAHAHAHAHAHA

Sebenarnya masih ada 1 tweet lagi yg dibalas sama kak raisa.
Tapi sayang, waktu itu lupa gue favorite-in. Jadinya entahlah kemana.
Eh serius loh. Gue cuma nanya,
"Kak albumnya udah beredar di wilayah jabodetabek ya? Kok di depok belum ada sih?"
Dia jawab, 
"Waduh. Aku kurang tau deh. Mungkin secepatnya, kalau engga. Kamu beli aja disekitar daerah depok. Pasti ada kok :) "


Walahhhhh betapa baiknya kak raisa HAHAHA

Perasaan apa ini?

Diposting oleh Refika Dwiputri di 07.19 0 komentar
Entahlah.
Apa yang sedang perasaanku dera saat ini.
Aku tidak bisa menjelaskannya, tapi hatiku bisa menggambarkannya.
Aku tidak pernah bisa mengatakannya, Aku terlalu susah untuk menunjukkannya.

Mengapa aku begitu malu setiap kali bertemu denganmu?
Mengapa aku begitu sering menuliskan namamu di catatan harianku?
Ku tebak, ini adalah perasaan suka.
Tapi...aku belum bisa memastikannya.
Aku terlalu banyak berspekulasi.
Sebenarnya, aku benci dengan keadaan seperti ini.
Menyimpan dalam-dalam perasaan,
Hanya bisa melihatnya dari kejauhan secara kasat mata.

Ada kegembiraan ketika ku dapatkan dirimu tersenyum kepadaku.
Ada kesedihan ketika ku dapatkan dirimu bersama yang lain.
Apakah ini perasaan suka?
Entahlah. Ah aku benci harus berspekulasi seperti ini.

Lalu, apa nama perasaan ini?
Ku akui, ini perasaan kagum.
Kagum, suatu perasaan yang sering didera oleh kebanyakan manusia.
Kagum karena mendapatkan sesuatu yang masuk ke dalam sanubari. 
Kekaguman terhadap seseorang dapat mengalahkan keburukan seseorang.
Ia membutakan mata sejenak, karena kagum selama ini hanya dilihat satu sisi.

Lalu? Apa bedanya Kagum dengan Cinta?

Setiap orang mempunyai jawaban yang berbeda
Ini tergantung cara pandang orang tersebut
Juga dilatarbelakangi seberapa dalam keinginan untuk mencari hakikat kebenaran cinta sesungguhnya.

Cinta adalah perjuangan tanpa henti. 
Cinta sejati merupakan sebuah perjuangan dalam pengembaraan hidup.Setiap orang mempunyai jawaban yang berbeda. Ini tergantung cara pandang orang tersebut, juga dilatarbelakangi seberapa dalam keinginan untuk mencari hakikat kebenaran cinta sesungguhnya.


Jumat, 30 Maret 2012

Begitu indah

Diposting oleh Refika Dwiputri di 00.52 0 komentar
          Maafkan aku. Kita harus berhenti sampai disini.
          Bukan karena ku tak mencintaimu.
          Tapi karena inilah jalan yang terbaik yang bisa kita tempuh. Ketahuilah aku mencintaimu.
          Selamat tinggal :')

MESSAGE SENT

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hari ini, hari pertamaku sekolah dengan keadaan mata memerah.
Semua teman terdekatku bertanya tentang keadaanku. Tapi ku hanya bisa berkata, "i'm okay, don't worry"
Mereka pun serentak bertanya, "kamu putus dengannya?"
Aku pun menjawab "dari mana kalian tau?" 
"Dia yang mengatakan kepada kita"

Iya aku memang putus dengannya.
"Bagaimana bisa? Kalian adalah pasangan paling cocok yang pernah kita lihat."
Aku punya alasan lain yang tidak perlu kalian ketahui.
"Jika kamu membutuhkan kami, kami siap menjadi pundak tempatmu bersandar putri.."
Terimakasih. Kalian memang teman-temanku yang paling baik, tapi ku butuh waktu tuk sendiri. Ku mohon, tinggalkan aku.
"Baiklah.."

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lapangan bola

Woy kodok oper bolanya!!!
Eh iya.
Lu kenapa sih? dari tadi kayaknya galau banget. Main jadi ga becus gini.
Gue putus dik sama putri...
HAH? Demi apa lu?
Apaansih, serius. Liat aja nih di hp gue.
Alasan dia putusin lo apa? kok ga jelas gini sih?
Ga tau gue. Dia bilang dia punya alasan sendiri. Dia bilang, dia masih cinta sama gue. Tapi ini jalan terbaik yang mau dia tempuh. Entahlah gue juga bingung sama jalan pikirannya dia.
Tapi lo masih cinta kan sama dia?
Masih lah. Yaudahlah, toh perempuan banyak ini bukan cuma dia doang kok.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Perpustakaan



Sya, gue ngerasa gue bersalah udah mutusin secara sepihak. Gue menyesal dengan perbuatan gue sya.
Lo juga sih put, kan gue udah bilang. Berpikirlah sebelum bertindak.
Gue pikir ini adalah jalan yang paling baik yang bisa gue tempuh. Tapi ternyata, dia emang orang terbaik yang pernah gue milikkin sya.
Lo masih cinta sama dia?
Masih sya. Gue nyesel udah milih seseorang yang salah. Gue menyesal sya, kalo seandainya waktu bisa diputar. Gue akan hindarin semua ini. Seseorang yang gue anggap menyukai gue tapi belum ada bukti, malah gue pilih, Sedangkan seseorang yang tulus mencintai gue, malah gue tinggalin.
Saran gue sih, lo balikan aja sama dia.
Tapi sya, dia sekarang udah terlihat bahagia tanpa gue disisinya. Dia pun sepertinya udah deket sama adik kelas X-IPA itu.
Gue yakin di dalam hatinya cuma ada lo, walaupun sekarang dia bisa bohongin tingkah lakunya. Dia masih butuh lo put.
Gue ga yakin sya, dia move on terlalu cepat. Gue kangen arief muhammad :'(
"Duh put, sebentar lagi lo kan mau ikut kejuaraan pencak silat kan? Yaudahlah lupain sejenak arief dalam pikiran lo. "
Hmmmm................

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  (**)Hai rief. Apakabar? Sudah lama ya kita sms ga kaya gini. Hmmm hari minggu besok ada acara
        ga?
         Kabarku baik, bagaimana denganmu? hari minggu aku tidak ada acara, memang kenapa?
   (**)Alhamdulillah baik. Bagus deh. Hmmm minggu besok aku ada kejuaraan pencak silat di gor 
         pensi @ jktsel. Bisa dateng kan?
       Bisa kok. Jam berapa mulainya? 
  (**) Jam 12;00. Ku harap kau datang tepat waktu. Terimakasih ya :')
       Iya, aku pasti datang :)

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 Ah kalo kaya gini caranya gue bakal telat dateng nih!! kampret pake macet.


From:  Adit. 2 minutes ago.
           Rief, lo dimana? pertandingan udah dimulai. Putri udah turun.
From:  Me.
           Gue lagi otw bro.
From:  Adit
           dateng ASAP

Suara ban motor beradu dengan aspal memekakan telinga. 
Mas tolong masssss bawa anak saya ke rumah sakit mas. Tolongggggg.
Ibu. Ibu gapapa? biar anak ibu saya yang bawa ke rumah sakit.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

@ GOR PENSI


Sampai  saat ini, disaat-saat yg seharusnya dia memberi support kepadaku, sampai saat ku menerima medali pun arief belum dateng juga. Kemana dia? Mana janjinya? Apa dia masih marah kepadaku? Tapi apa alasannya? Mengapa dia sampai saat ini belum datang juga?  Semua pertanyaan menggebu-gebu dihatiku. Rasa cemas ini tidak bisa ku hilangkan. Handphone dia pun tidak aktif. Kemana dia?

Put. Arief belum dateng juga?
Belum dit, gue gatau apa yang ada dipikirannya. Kenapa dia harus janji dateng kalau memang dia ga bisa dateng.
Tapi tadi sekitar jam 12;00 gue sms dia dan dia bilang dia lagi otw.
Tapi mana dia? ga mungkin kan dia nyasar? Orang dia berkali-kali kok anterin gue kesini kalo gue lagi latihan. Yaudahlah dit, mungkin dia emang udah ga mau berhubungan dengan gue lagi. Dia yang gue harapkan bisa kasih support disaat gue butuh. Malah ilang entah kemana. Dit bilangin sama arief, gue kecewa sama tingkahnya.
Put lo mau kemana? Siapa tau arief lagi dijalan dan bentar lagi sampe.
Udahlah dit, gue capek.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ibu, maaf saya harus pergi.
Iya, terimakasih ya mas sudah menolong saya. Maafkan saya jika terlalu merepotkan dan mengganggu acara anda.
Iya bu tidak apa-apa.

Motor CS1 itu pun dikebut dengan kecepatan 70 km/jam. Arief tersadar ini sudah terlambat. Tapi apa daya, semua sudah terjadi. Begitu sampai, hanya tersisa beberapa atlet yang baru saja bertanding. Tertegun dia mendengar bahwa putri, sudah pulang. Hancurlah harapannya. Habislah dia. Pulang dengan keadaan menyesal.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Terimakasih telah membuatku kecewa :(

itulah tweet pertama yang kubuat sore ini. Ku tujukkan kepada dirimu, arief. 

Arief pun mereply tweetku dia pun berkata

Maaf put. Nomor ga aktif ya? mau telfon ga bisa terus @PutriS13
Aku pun enggan untuk mereply tweetnya, aku terlalu kecewa dibuat olehnya.
Ketika kunyalakan handphone ku, tertulis
 arief . 10 unread.
arief. 20 misscall.
arief. 1 voice note.

Ku baca smsnya dengan sangat kecewa. Dan ku dengarkan suaranya yg terlihat sangat capek. Dia beralasan dia sedang menolong seorang ibu yang sedang kecelakaan. Tapi aku tidak percaya. Bisa saja dia berbohong. Mulai sejak saat itu, aku berusaha menghindar setiap kali bertemu dengannya.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 Ketika masa-masa MOS dimulai.
Semua siswa baru dibuat terperangah dengan keahliannya dalam mengoper bola.
Aku sungguh bersyukur pernah menjadi bagian dari hidupnya. Walaupun hanya untuk sementara.


Ketika disaat aku tampil didepan mereka semua.
Semua bersorak-sorai meneriaki namaku. Termasuk dia.
Ketika selesai ku tampil, arief pun datang ke tempatku istirahat.
Dia mengatakan padaku, aku begitu cantik. Begitu menawan ketika ku sedang beraksi dengan jurus-jurus pencak silat. Dia berharap ingin menjadi bagian dari hidupku kembali. Aku pun bilang, aku tidak bisa. Maksudnya, tidak bisa menolak permintaannya :)





-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sekian ceritanya. Ini hanya fiktif ya :)
Thanks udah mau baca :)

 

Kamis, 22 Maret 2012

Ketika mimpi itu kembali Datang

Diposting oleh Refika Dwiputri di 22.49 0 komentar
Jalani hari-hari sekarang ini memang terasa berat
Tanpa adanya dirimu disampingku, menambah beban berat yang ada.
Sudah berusaha
Rasa bersalah ini masih menghantuiku
Menjadikan penyesalan ini semakin komplit.

Ku jalani dengan berat hati
Ku intip sesekali dirimu yang berada nan jauh disana.
Begitu mudahnya melupakan ku, atau begitu mudahnya menutupi kegelisahan didalam hatimu?

Ketika kurasa semua beban menjadi semakin berat
Ku paksa diriku untuk melupakan semua yang pernah terjadi.
Siapa bilang aku tidak bisa?
Aku bisa, bisa sedikit menutupi kegelisahan dihati. Meski terkadang hati ini begitu teriris melihat dirimu yang sudah mendapatkan seorang yg lebih baik dari diriku.

Tangisan ini beradu dengan kelelahan.
Bercampur menjadi kegelisahan yang amat dalam.
Tertidur pulas dengan keadaan gelisah, menyedihkan memang.
Mimpi membawaku ke suatu tempat
Tempat yang membuatku merasa nyaman
Nyaman sekali.
Terlihat dirimu menghampiriku.
Mengajakku bersenda gurau, Mengabadikan moment terindah kita berdua dengan berfoto bersama.
Sayang, itu semua hanya mimpi.
Mimpi, itu semua tidak nyata
Aku tidak bisa melihat secara kasat mata. Tapi hatiku bisa merasakannya.




Refika Dwiputri Widya Ningrum
Duta Galau Se-Indonesia
23 Maret 2012

Senin, 19 Maret 2012

Wanita

Diposting oleh Refika Dwiputri di 06.21 0 komentar
Hai perkenalkan.
Namaku wanita, hobby ku kegeeran. Makanan favoriteku harapan palsu.
Belum apa-apa hatiku sudah bergetar bak dialiri aliran listrik 300W, langsung mengambil kesimpulan bahwa dia menyukaiku. Wanita, kami berpikir menggunakan hati bukan logika. Karena kami terlalu banyak menggunakan hati dalam berbagai kesempatan,maka hati kami mudah hancur jika tersentuh dengan suatu hal yang menurut kami itu tidak masuk akal dan menyakiti hati kami. Kami mudah mengeluarkan air mata, kami bersedih semua syaraf seakan-akan terhubung dengan mata ini. Tetesan air mata pun membajiri wajah kami.


Masalah yang sering kami hadapi adalah bagaimana mengungkapkan perasaan yang selalu menggebu-gebu dihati kami. Kami tidak bisa mengungkapkannya, tapi kami bisa merasakannya. Kami bisa membuatnya ada, tapi kami tidak pernah bisa membuatnya menjadi kenyataan. Kami selalu terhalang dengan 'gengsi' yang kami milikki. Gengsi yang kami milikki melebihi tingginya high heels yang kami gunakan. Kami selalu berfikir wanita itu tidak mungkin menyatakan perasaannya didepan pria yang dia cintai. Kami selalu memegang teguh prinsip bahwa Hanya Prialah yang berhak untuk menyatakan perasaannya "terlebih dahulu". Prinsip itu sudah melekat pada diri wanita. Sehingga jangan heran jika zaman sekarang wanita banyak yang mengeluh tentang kisah cintanya di dunia maya tentang perasaannya yang tidak sempat terbalas oleh seorang pria yang dia sukai. Terkadang,kami memang terlalu cepat mengambil keputusan. Seorang yang perhatian belum tentu menyukai kita, itu tandanya mereka perduli terhadap keberadaan kita. 


Refika Dwiputri Widya Ningrum
Duta Galau Se-Indonesia
19-03-12
 

Enchanted Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review