Hai tampan, sedang apa ya kamu disana? Apa parasmu masih setampan saat pertama kali kita bertemu? Atau mungkin sudah lebih tampan dari yang ku kira? Begitulah pertanyaan yang bergejolak dalam hatiku.
aku mendapatkan kebahagiaan yang tak pernah ku dapatkan sebelumnya. Aku pun tak menyangka kamu adalah tokoh utama dibalik kisah bahagia ini. Bertemu denganmu, siapa yang menyangka? Dirimu yang begitu pendiam, cuek, dan 'sedikit galak' akhirnya bisa menjadi seorang yang sangat perduli kepadaku. Tak pernah ku sangka.
"Yang bener dong! Kalo ga bener mending ga usah ikut!" itulah sepenggal kata-kata yang ku ingat terucap dari bibir mungilmu. Begitu jutek dan galaknya dirimu 'dulu' dimataku. Sampai pada kita sering bertemu dan mengobrol. Ternyata ada kesamaan prinsip diantara kita. Aku menyukai ini. Kamu pun menyukainya. Aku tak suka ini. Kamu pun tak menyukainya. Sampai-sampai nomor handphone kita pun tak disengaja 3 huruf sama. Senang! itulah yang kurasa.
Mencari sosok dirimu yang misterius adalah tantangan sendiri untukku. Aku mau klik follow "Add" aja harus tarik nafas sampai keringetan gini. Aduhh aku suka kamu! Itu sugesti otakku. Kamu keren banget sih.
"Itu punya lo fik? Boleh pinjam ga?" Katamu sambil berbisik
"Boleh dong!" kataku yang berusaha menyembunyikan perasaan nan gembira yang memuncak di hatiku.
"Sumpah keren abis"
"Aku pulang dulu ya."
"Iya, eh fika awassssssssss!" Dirimu lalu meraih tanganku dan menarikku dari motor yang nyaris menabrakku
"Yaampun, kan udah bilang nyebrangnya hati-hati. Untung ga kenapa-kenapa." Terlihat sangat perhatian, wajahmu tergambar seakan kamu takkan melepaskanku. Ingin sekali ku katakan, "antarkan aku pulang" Tapi, apa daya. Rumah kita berbeda arah :-|
Aku pulang wajahku memerah, tak henti-hentinya senyuman ini terus tergambar di wajahku. Sungguh, aku menyukaimu.
***
Semua teman-teman bersorak gembira ku lihat dirimu tersenyum dan sesekali ku menoleh ke arahmu, dan yang ku dapati adalah dirimu sedang memperhatikanku. Tak henti-hentinya ku berucap "Ya Tuhan, Aku tidak mimpi kan?"
Api unggun dimulai. Semua teman-temanku terlihat kedinginan dan terkantuk-kantuk. Ah kalau aku sih ga akan ngantuk, abis ada kamu sih disini. Itulah yang hatiku bisikkan kepada otakku. Seusai kegiatan itu, aku pun tertidur pulas di tenda yang sudah ku buat. Paginya, ku terbangun oleh dinginnya hujan semalam yang mengguyur tenda.
"Hei!!" Sapamu dipagi ini,
"Haiiiii"
"Kamu nanti ga usah ikut mereka, nanti kamu capek. Aku nanti naik sepeda, kamu mending ikut aku aja!"
Katamu yang berusaha menghiburku,
"Ah memangnya kenapa kalau aku ikut mereka? Sudah jadi resiko ku kok kalau capek. Jadi kamu tenang ajaa:))"
"Ya kan kamu jadinya ga capek. Lumayan loh kalau kamu ikut mereka, kamu capek. Kalau aku bonceng kamu pasti ga akan capek! Iya kan?"
"Enggak ah" Sebenarnya aku hanya mencoba membuatmu terus menemaniku.
"Yeh, yaudah kalau ga mau." Kamu malah meninggalkanku tanpa berbicara lagi.
"HUHHH! Dasar cowo, gitu aja menyerah" Kataku sambil menggerutu kesal.
Aku larut dalam keceriaan pagi ini bersama teman-teman dan Kamu tentunya:') Kita semua berfoto bersama satu angkatan. Ah rasanya aku tak ingin hari ini berakhir. Dan sepertinya aku menyesal telah menolak tawaranmu untuk bersepeda bersama.
"Hmmm apa tawaran tadi masih berlaku? Sepertinya aku capek banget deh." Aku pun akhirnya memberanikan berbicara denganmu.
Dengan sigap kamu berkata "Masih dong!"
"Okedeh!" Senyum terpancar diwajah imut ku.
"Nah harusnya dari tadi kamu mau bersepeda. Kan jadi ga capek." Berbicara sambil tersenyum, senyum yang takkan pernah ku lupakan.
"Hehehe" Hanya bisa tersipu malu mendengar dirimu berkata seperti itu.
Menyantap ikan bakar kesukaanku bersama seseorang yang ku idamkan adalah moment terindah sepanjang masa. Dan hari ini aku merasakannya! Ya Tuhan, Today Was A Fairytale! Terasa indah walau kita bertemu hanya 3 hari. Kamu telah membuat aku menjadi bak seorang Putri Raja.
"Kamu haus? Nih minumnya."
"Terimakasih hehe"
Kegiatan berakhir, terlihat diriku tak ingin hari ini berakhir.
"Senang bisa mengenal kamu."
"Aku juga, terimakasih ya, hari ini aku merasa sangat spesial. Semoga kita bisa bertemu dilain waktu." Kataku yang sangat ingin dan masih bersamamu.
"Iya, pasti kok kita ketemu lagi. Kita bertemu disaat yang tepat ya. Semoga bisa setepat dalam memilih pacar hehe."
"Bisa aja deh."
Fikaaaaaa, ayok cepet. Teriak teman-temanku yang sudah menungguku
"Aku pamit ya, terimakasih untuk 3 hari yang tak terlupakan."
"Iya, sama-sama :-)"
Ku intip dirimu sesekali, dan yang ku dapatkan adalah dirimu telah melupakan semua cerita tentang kita. Dirimu pun sepertinya memang seorang yang suka tebar pesona. Jadi, aku dipertemukan dengan seorang 'pemberi harapan palsu?' Ya Tuhan! Kenapa aku baru menyadarinya? Seharusnya aku sadar, aku bukanlah sosok wanita idaman untukmu. Terlebih kepada sosokmu, yang digandrungi oleh banyak wanita pintar dan cantik. Aku pasti kalah jauh dengan mereka. Sebelum rasa ini merambah terlalu jauh. Ku putuskan, aku akan melupakanmu dan semua kenangan ini.
***
Blog List
Senin, 14 Mei 2012
Cerpen "You Should Learn more about Love" Part1
Categories
ASLI KARANGAN GUE,
Cerpen,
LOVE,
Moment Tak Terlupakan
Sabtu, 12 Mei 2012
Do You Love Me Bro?
Sedih banget pasti buat kalian-kalian yang pernah ngerasain rasanya
"sister/brotherzone" mungkin itu istilah baru yang baru aja gue namain.
Sister/brotherzone adalah Keadaan dimana "kita" naksir sama seorang cewe/cowo diatas atau dibawah umur kita/ adik atau kakak kelas. Tapi kita cuma dianggap yak hmm adik atau kakak saja. Bukan dianggap sebagai 'gebetan'.
Sedih? Sudah pasti.
Sakit hati? Sudah pasti
Rasa-rasanya semua para alibi sekarang pernah kok mengalaminya.
Gue sendiri udah ngalamin 1 kali (untungnya cuma 1 kali) dan itu hasilnya sangat menyakitkan guys.
Susahhhhhhh banget buat move on. Apalagi, kalau kita sering berhubungan sama doi. Ga ketemu kangen, Ketemu menyakitkan. Rasanya hanya satu pertanyaan yang sangat mendasar dan ingin gue utarakan kepada doi. "Kak, kenapa lo waktu itu baik banget sama gue? Trus lo anggep gue sebagai junior lo atau lebih?"
Mungkin buat yang terjebak dalam Sister/BrotherZone hanya itu pertanyaan yang ingin sekali kalian ucapkan. Tapi, sangat sulit untuk dikatakan.
"Kalau aku mengatakannya, akankah hubungan ku dengannya yang hanya sebatas 'Sister/BrotherZone' akan tetap berjalan/ malah menjadi saling menjauh?"
Itu pun jawaban mendasar buat para manusia-manusia yang terjebak dalam Sister/BrotherZone kalau dia ingin menanyakan hal yang sesungguhnya kepada doi
Sangat sulit, memang.
Tapi, daripada hanya bisa menerka, "apa dia menganggapku lebih dari seorang adik?"
Lebih baik langsung menanyakan kepada doi tentang apa yang dia rasakan terhadap diri lo.
Jika memang dia hanya menganggap lo sekedar 'Sister/BrotherZone. Ya coba diikhlasin saja.
Siapa tau nanti ketika kalian sudah sama-sama dewasa dan bertemu dimasa mendatang.
Ga ada lagi istilah 'Sister/BrotherZone' Semoga :')
"sister/brotherzone" mungkin itu istilah baru yang baru aja gue namain.
Sister/brotherzone adalah Keadaan dimana "kita" naksir sama seorang cewe/cowo diatas atau dibawah umur kita/ adik atau kakak kelas. Tapi kita cuma dianggap yak hmm adik atau kakak saja. Bukan dianggap sebagai 'gebetan'.
Sedih? Sudah pasti.
Sakit hati? Sudah pasti
Rasa-rasanya semua para alibi sekarang pernah kok mengalaminya.
Gue sendiri udah ngalamin 1 kali (untungnya cuma 1 kali) dan itu hasilnya sangat menyakitkan guys.
Susahhhhhhh banget buat move on. Apalagi, kalau kita sering berhubungan sama doi. Ga ketemu kangen, Ketemu menyakitkan. Rasanya hanya satu pertanyaan yang sangat mendasar dan ingin gue utarakan kepada doi. "Kak, kenapa lo waktu itu baik banget sama gue? Trus lo anggep gue sebagai junior lo atau lebih?"
Mungkin buat yang terjebak dalam Sister/BrotherZone hanya itu pertanyaan yang ingin sekali kalian ucapkan. Tapi, sangat sulit untuk dikatakan.
"Kalau aku mengatakannya, akankah hubungan ku dengannya yang hanya sebatas 'Sister/BrotherZone' akan tetap berjalan/ malah menjadi saling menjauh?"
Itu pun jawaban mendasar buat para manusia-manusia yang terjebak dalam Sister/BrotherZone kalau dia ingin menanyakan hal yang sesungguhnya kepada doi
Sangat sulit, memang.
Tapi, daripada hanya bisa menerka, "apa dia menganggapku lebih dari seorang adik?"
Lebih baik langsung menanyakan kepada doi tentang apa yang dia rasakan terhadap diri lo.
Jika memang dia hanya menganggap lo sekedar 'Sister/BrotherZone. Ya coba diikhlasin saja.
Siapa tau nanti ketika kalian sudah sama-sama dewasa dan bertemu dimasa mendatang.
Ga ada lagi istilah 'Sister/BrotherZone' Semoga :')
Categories
LOVE
Kamis, 10 Mei 2012
Fake Love
2 Bulan telah berjalan. Berjalan dengan kecepatan tetap. Dan dengan status yang tetap.
Aku mencoba meyakini hati ini, tapi....
--------------------------------------------------------------------------------------
Lapangan Badminton
"Kamu kemana kemarin? Aku sms kok ga dibales sih?"
"Maaf, aku sibuk."
"Yaudah gapapa, kamu hari ini ada acara?"
"Umm, enggak. Kenapa?"
"Kita lunch bareng gimana?"
"Yaudah."
Terlihat singkat, apa adanya, seperti perasaan ini. Singkat untukmu, tapi tidak untuknya.
Aku tidak berani mengatakan semua ini. Tapi..Biarkan waktu yang menjawab semuanya.
Aku (mencoba) menyayangimu, sayang :')
"Gimana, makanannya enak, kan? :')"
"Enak kok, makasih ya."
"Iya..:-)"
---------------------------------------------------------------------------------------
Setiap hari kamu mencoba menghapus rasa sakit hati ini,memberikan senyuman yang tiada henti. Memberikan pencerahan kepada hati ini, meski ku tau, kamu takkan bisa menggantikannya, tapi aku mengapresiasikan ketegaran hatimu, menghadapiku. Ku acungi 4 jempol. Kenapa kamu begitu bersikeras ingin meluluhkan hati ini? Kenapa? Aku cuma takut, kamu seperti dia. Dia yang telah menyakiti hatiku. Aku tau kamu begitu baik. Tapi, Aku mencintainya, dia yang menyakiti hatiku. Aku bodoh, memang.
Draft Saved
------------------------------------------------------------------------------------------
Kantin Sekolah
Ketika ku sedang melamun sambil bermain laptop kesayanganku, datang seseorang yang telah lama ku nanti kehadirannya. Dialah yang menghambat rasa sayang ku kepada Tara, Dialah seseorang yang telah membuat hati ini terjebak dalam indahnya masa lalu."Hai.."
"Hai ger."
"Ga sama Tara?"
"Engga, kebetulan dia lagi ga masuk, katanya sih ada kejuaran gitu."
"Loh, kok ga temenin sih?"
"Gue hari ini ada ulangan fisika, jadi..."
"Oh yayaya, eh lo udah beli bahan buat tugas bu siaminah?"
"Belum ger.."
"Nanti beli ke toko buku gimana? Bareng? Pulang sekolah?"
"Hmm, nanti gue kabarin ya."
"Sip.
bingung.Itulah yang sedang ku rasakan. Kalo aku membiarkan pergi dengan gerry, bisa-bisa hati ini kembali luluh padanya, dan bisa-bisa aku terjebak dalam "clbk" . Ah aku tidak mau, aku tidak mau menyakiti hati Tara. Walaupun aku tidak mencintainya, aku tetap harus menjaga perasaannya. Lalu, apa yang harus ku perbuat agar gerry paham akan keadaanku. Ya Tuhan, aku bingung. Tapi, Aku tidak mau melewati kesempatan ini. Gerry yang selalu ku nantikan. Tapi, aku sudah mempunyai Tara, yang jauh lebih menyayangiku dan mencintaiku dengan sepenuh hati. Aduh, terlalu banyak 'tapi' membuatku menjadi bingung. Sudahlah, ku putuskan untuk menerima tawaran gerry. Semoga Tara mengerti, Amin.
---------------------------------------------------------------------------------
"Ayok ra, nanti keburu hujan. Pake ya helm sama jaketnya, gue takut lu kehujanan." Itulah kata-kata yang selalu gerry ucapkan ketika aku menaiki motornya. Kata-kata yang tak pernah berubah. Meski kini, status kita telah berubah.
"Iya ger."
Berhenti di sebuah Mall dibilangan jakarta selatan. Mall sering kita berdua sambangi ketika kita masih berpacaran. Aku sungguh merindukan moment-moment terindah ku dengannya. Tapi kini, ada Tara yang menggantikannya. Cukuplah.
"Ra, ngelamun aja? Ini buku yang harus dicari yang mana? Gue bingung deh."
"Hehehehe, yang buku sejarah itu loh ger."
"Hmmm Yang ini!!" Kita berdua sama-sama mengambil buku yang sama. Tak diduga, tanganku menyentuh tangannya, dan tangannya pun menyentuh tanganku. Seketika ku jatuhkan buku itu.
"Heh! malah dijatuhin, gimana sih kamu."
"Hah?"
"Hehe, Maafin gue ya ra, gue tadi cuma keceplosan aja kok."
Keceplosan yang membuat hati dan pikiran ini menjadi buyar. Buyar akan kehadiran cinta lama bersemi kembali.
"Makasih ya ger, udah nganterin gue sampe rumah. What a beautiful day!:D"
"Iya ra, sama-sama."
***
Telepon berdering, muncul nama dan foto seseorang yang sangat menyayangiku, Tara.
"Sayang! Aku menang!!!!!!:)"
"Wah hebat!!!! Selamat ya, aku bangga sama kamu:)"
"Thanks ra, berkat adanya kamu dikehidupanku, aku jadi termotivasi untuk terus bangkit dan meraih cita-cita."
"Ah masa sih? Ya sama-sama."
"Aku lebih bahagia, kalo kamu bahagia akan kehadiranku, semoga aku bisa jadi penyemangat hari-harimu."
Aku bingung ingin menjawab apa. Kenapa Tara harus begitu baik denganku? Kenapa harus aku yang menjadi penyemangat nya? Aku takut menyakiti hatinya. Dengan segala kekurangan dan kelebihanku, dia menyayangiku dengan apa adanya, Tak peduli betapa sayangnya dia terhadapku. Aku sungguh masih mencintai gerry, Ya Tuhan. :'(
***
Ruang Kelas X-IPA
"Sab, kira-kira kalo gue mau bikin surprise buat rara lu mau ikut ga?"
"Ya mau lah! Gue kan sahabatnya tar."
"Sip deh, gue juga udah ngajak temen-temen gue buat ikut ngerjain rara."
"Kira-kira rara enaknya kita kerjain apa ya, Tar?"
"Gue udah pikirin semua itu kok sab, jadi lu tinggal ikutin scenario dari gue aja."
"Ya terserah deh.."
***
Hari ini aku berulang tahun yang ke 16! Sungguh bahagia, semoga Allah akan selalu menjadikan aku sebagai manusia yang berguna, dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya :')
Pagi ini terlihat cerah. Secerah hatiku, Ketika aku melihat handphone. Ku lihat 20 misscall darimu, Tara. Maafkan aku, aku sudah tertidur pulas. Tapi, agaknya kamu tidak menyerah. Ku lihat sms ini. Ternyata kamulah orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku. Sepertinya aku mulai mencintaimu, tar. Terimakasih yang tidak terhingga untuk segala-galanya.
Terlihat dirimu menghampiriku, menyanyikan lagu YUI Happy Birthday To You, lagu yang sangat ku sukai. Terimakasih tara, aku mencintaimu, sungguh:') Kau pun mengantarkan aku pulang, aku kira akan ada surprise, tapi ya sudahlah...
Ketika malam menjelang, datang sosok yang tak ku kira akan datang. Ya Tuhan, dia datang? Sungguh aku tidak mempercayainya. Ini seperti mimpi disiang bolong. Ku mencoba mencubit pipiku yang gembil nan imut ini untuk kedua kalinya. Terasa sakit. Ternyata aku tidak bermimpi!!! Dia adalah Gerry. Gerry datang!!! Aku seneng bangettttt!:D
Dia membawakan aku sebuah kue ulang tahun, dia tidak datang sendiri , melainkan bersama teman-teman satu clubnya. Aku tidak pernah menyangka!! Dia baru saja pulang dari latihan. Dan dia menyempatkan diri untuk menemani ku di hari yang spesial ini. Sungguh! What A Beautiful Day!:D
"Ra, selamat ulang tahun. Ini kue sama kado buat lo. Semoga lo suka ya, ga nyangka kita masih bisa berhubungan baik walau udah ga ada ikatan apa-apa diantara kita."
"Makasih banget ya ger lo udah nyempetin waktu buat sekedar kasih kado ke gue. Ini berarti banget."
"Sama-sama, ayodong tiup lilinnya. Jangan lupa Make A Wish ya!:))"
Aku berharap, aku bisa melupakan gerry. Aku berharap aku bisa lebih mencintai Tara. Amin.
Ku tiup lilin itu dengan perlahan.
"Yeayyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy" Teriak aku dan teman-teman gerry.
"Ayo potong kuenya ra." Ucap salah satu teman gerry
"Iyaaa.. Nah ini potongan pertama gue kasih buat lo ger, thanks banget udah dateng dan sempetin waktu buat...."
"Alah kebanyakan ngomong nih, udah langsung disuapin itu, gerry udah laper." Teriak Dony kepadaku.
Aku hanya bisa tersipu malu mendengarnya, "Heh bacot!" ucap gerry kepada Donny.
Ketika sendok yang berisi kue ku suapkan pada gerry, tiba-tiba keadaan seketika berubah. Tara datang membawa sejuta amarah melihatku bersama gerry. Sungguh aku takkan menyangkan keadaan akan seperti ini. Ya Tuhan :'(
"Ra?" Suara yang terdengar berasal dari depan pintu yang ku tau, bukan lain adalah suara Tara.
"Tara?"
"Kenapa kamu ga bilang kalo selama ini kamu mencintai gerry, bukan aku.?"
"Engg aku sama gerry cuma temen tar, ga lebih. Mungkin ini menyakitkan untukmu, tapi kamu harus tau ini. Aku berusaha untuk menyayangimu, tapi aku ga bisa. Aku berusaha memberitahumu tapi aku takut. Dan aku biarkan semua ini terus mengalir bersamaan dengan berjalannya waktu. Maaf, cuma itu yang bisa aku ucapkan untukmu tar."
"Terimakasih udah menyemangatiku selama ini ra, aku sayang kamu."
***
WOHOOOOO SEKOLAH KITA MENANG!!! Teriak tara ketika sedang menonton pertandingan Gerry dan Kawan-kawan.
Iya tar, seneng bangettttttt!!!!!!!
Kesenangan ini kita dapat karena kita telah memilih jalan kita masing-masing. Aku bersama Gerry, dan Tara bersama Salsabila, Sahabatku.
Categories
Cerpen,
Friendship.,
LOVE
Senin, 07 Mei 2012
3 tahun Yang Sangat Berarti
Kamu.
Dimataku, kamu begitu hebat. Begitu istimewa. Begitu Menyenangkan.
Sosok yang ku idamkan adalah kamu.
Kamu begitu menawan.
Aku sungguh beruntung pernah hanya sekedar dekat dan mengenal sosokmu.
Aku sungguh beruntung!:))
Tak ada yang mengetahui mengenai rasa ini.
Hanya aku, tuhan, dan hatiku.
Kamu pun bahkan tidak tau, atau bahkan tidak mau tau?
Kamu pintar.
Apalagi dalam hal mengambil perhatianku.
Hati ini selalu bergetar
Serasa dunia ini berhenti sejenak ketika kamu berada di depan mataku.
Ahh sudahlah..rasa ini sudah ku kubur jauh di dalam hati ku yang temaram ini.
Tidak terasa 3 tahun sudah, ku pendam rasa ini.
Banyak kenangan yang aku sendiri susah untuk menguburnya.
Aku tau bagimu, kenangan semua itu hanyalah sebatas
'Aku mengenalmu, Kau mengenalku, dan karena kita satu sekolah'.
Yayaya aku mencoba mengerti, aku pun tau kamu masih menyayanginya.
Menyayangi seorang perempuan yang tak pernah bisa membalas cintamu dengan sepenuh hatinya.
Ahh sudah-sudah, lagi-lagi aku ikut campur dengan urusanmu.
Semua ini.
Cukup ku kenang, dan inilah cinta masa remaja.
Cinta,
Yang kuartikan, cinta sesaat.
Ini semua hanya ku jadikan motivasi.
Agar kedepan, aku bisa menemukan sosok lelaki idaman yang lebih darimu.
Selamat tinggal mantan-calon-pacar-idamanku. :-)
Dimataku, kamu begitu hebat. Begitu istimewa. Begitu Menyenangkan.
Sosok yang ku idamkan adalah kamu.
Kamu begitu menawan.
Aku sungguh beruntung pernah hanya sekedar dekat dan mengenal sosokmu.
Aku sungguh beruntung!:))
Tak ada yang mengetahui mengenai rasa ini.
Hanya aku, tuhan, dan hatiku.
Kamu pun bahkan tidak tau, atau bahkan tidak mau tau?
Kamu pintar.
Apalagi dalam hal mengambil perhatianku.
Hati ini selalu bergetar
Serasa dunia ini berhenti sejenak ketika kamu berada di depan mataku.
Ahh sudahlah..rasa ini sudah ku kubur jauh di dalam hati ku yang temaram ini.
Tidak terasa 3 tahun sudah, ku pendam rasa ini.
Banyak kenangan yang aku sendiri susah untuk menguburnya.
Aku tau bagimu, kenangan semua itu hanyalah sebatas
'Aku mengenalmu, Kau mengenalku, dan karena kita satu sekolah'.
Yayaya aku mencoba mengerti, aku pun tau kamu masih menyayanginya.
Menyayangi seorang perempuan yang tak pernah bisa membalas cintamu dengan sepenuh hatinya.
Ahh sudah-sudah, lagi-lagi aku ikut campur dengan urusanmu.
Semua ini.
Cukup ku kenang, dan inilah cinta masa remaja.
Cinta,
Yang kuartikan, cinta sesaat.
Ini semua hanya ku jadikan motivasi.
Agar kedepan, aku bisa menemukan sosok lelaki idaman yang lebih darimu.
Selamat tinggal mantan-calon-pacar-idamanku. :-)
Categories
LOVE,
Moment Tak Terlupakan,
SMPN 9
Minggu, 06 Mei 2012
Dibalik Awan Hitam, Selalu Ada Pelangi Menanti Untuk Hadir
Hai kamu! Iya kamu! Kamu tau ga? Aku sekarang sudah bisa menikmati hidup ini tanpa adanya dirimu dibenakku! aku sekarang lebih menerima keadaan seperti ini. Jauh dari angan-angan tentangmu.
Tadinya, pikiran dan hatiku tak mau searah dengan apa yg kuperintahkan.
Ku perintahkan mereka untuk membencimu, tapi mereka tidak bisa.
Ku perintahkan mereka untuk melupakanmu, tapi mereka tidak mau.
Ku perintahkan mereka untuk kembali mencintaimu, dengan tegas mereka mengatakan
"AKU TIDAK BISA TERUS-MENERUS DIPERMAINKAN SEPERTI INI"
Keadaan ini membuatku bingung, sangat bingung.
Aku tidak tau harus berbuat apa, agar pikiran dan hatiku mau searah dengan perasaan ini.
Ketenangan, itulah kuncinya!
Aku tau bagaimana agar ketenangan itu bisa kuraih.
Aku harus mengorbankan waktu yang biasa ku gunakan untuk menguntit keseharianmu
Menjadi menyaluran hobiku berlatih seni beladiri ini.
Ku ibaratkan 'kamu' adalah target tendangan yang harus ku tendang jauh-jauh agar aku terbebas dari hukuman.
Dan ternyata
Ku dapatkan ketenangan setelah ku jalani hobiku ini !
Cukup ampuh , dan akhirnya hari-hari kini terasa lebih berarti.
Aku menyayangi keseharianku seperti layaknya aku menyayangimu.
Aku jalani keseharianku dengan penuh keceriaan seperti layaknya ketika aku sedang bersamamu.
Terimakasih Tuhan, telah kau hadirkan kembali keceriaan yang selama ini ku idamkan.
Tadinya, pikiran dan hatiku tak mau searah dengan apa yg kuperintahkan.
Ku perintahkan mereka untuk membencimu, tapi mereka tidak bisa.
Ku perintahkan mereka untuk melupakanmu, tapi mereka tidak mau.
Ku perintahkan mereka untuk kembali mencintaimu, dengan tegas mereka mengatakan
"AKU TIDAK BISA TERUS-MENERUS DIPERMAINKAN SEPERTI INI"
Keadaan ini membuatku bingung, sangat bingung.
Aku tidak tau harus berbuat apa, agar pikiran dan hatiku mau searah dengan perasaan ini.
Ketenangan, itulah kuncinya!
Aku tau bagaimana agar ketenangan itu bisa kuraih.
Aku harus mengorbankan waktu yang biasa ku gunakan untuk menguntit keseharianmu
Menjadi menyaluran hobiku berlatih seni beladiri ini.
Ku ibaratkan 'kamu' adalah target tendangan yang harus ku tendang jauh-jauh agar aku terbebas dari hukuman.
Dan ternyata
Ku dapatkan ketenangan setelah ku jalani hobiku ini !
Cukup ampuh , dan akhirnya hari-hari kini terasa lebih berarti.
Aku menyayangi keseharianku seperti layaknya aku menyayangimu.
Aku jalani keseharianku dengan penuh keceriaan seperti layaknya ketika aku sedang bersamamu.
Terimakasih Tuhan, telah kau hadirkan kembali keceriaan yang selama ini ku idamkan.
Categories
Dear Diary,
LOVE,
Moment Tak Terlupakan
Minggu, 29 April 2012
karang, ombak, angin
Kata temanku
Aku ini orang yang cukup pintar dalam menyembunyikan perasaan
Tapi aku rasa
Aku tidak cukup bisa menahan untuk bilang
Aku merindukanmu
Cukup
Hatiku berucap seperti itu
Tapi, perasaan ini masih belum bisa menerima semuanya
Aku merindukanmu
Yang tak pernah merindukanku
Aku merindukanmu
Setiap saat
Setiap kali ku dengarkan lagu ini
Sadar..
Aku bukanlah siapa-siapa
Bagaimana mungkin aku bisa terperangkap dalam perasaan ini
Terlanjur menyukaimu, mencintaimu.
Mencintaimu seperti layaknya batu karang
Yang tetap tegak berdiri walau ombak menerjang.
Tak kenal waktu, Tak kenal tempat
Ombak ini akan terus menghempas.
Angin
Ku butuh dia untuk menyejukan ku dikala ombak menghempasku.
Aku membutuhkannya.
Tuhan..
Kirimkan anginku
Sejukkan hariku, tuhan
Aku ini orang yang cukup pintar dalam menyembunyikan perasaan
Tapi aku rasa
Aku tidak cukup bisa menahan untuk bilang
Aku merindukanmu
Cukup
Hatiku berucap seperti itu
Tapi, perasaan ini masih belum bisa menerima semuanya
Aku merindukanmu
Yang tak pernah merindukanku
Aku merindukanmu
Setiap saat
Setiap kali ku dengarkan lagu ini
Sadar..
Aku bukanlah siapa-siapa
Bagaimana mungkin aku bisa terperangkap dalam perasaan ini
Terlanjur menyukaimu, mencintaimu.
Mencintaimu seperti layaknya batu karang
Yang tetap tegak berdiri walau ombak menerjang.
Tak kenal waktu, Tak kenal tempat
Ombak ini akan terus menghempas.
Angin
Ku butuh dia untuk menyejukan ku dikala ombak menghempasku.
Aku membutuhkannya.
Tuhan..
Kirimkan anginku
Sejukkan hariku, tuhan
Categories
LOVE
Kamis, 26 April 2012
Best Birthday Ever!!:))
Hari ini hari yang sangat mendebarkan. Hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional. Hari ini
Pagi ini, tanggal 26 April 2012, ku mencoba mengecek handphone ku yg kuletakkan tepat di samping tempat tidurku, ku buka perlahan. Seseorang yg ku harapkan menjadi orang pertama yang mengucapkan dihari ini ternyata dia tidak mengucapkannya. Dia terlalu sibuk dengan dunianya, Aku hanya dianggap butiran debu yang menempel pada pundaknya. Aku bukanlah siapa-siapa untuknya. Dia pun kini ku anggap seperti tomcat yg hingap kesana-kemari Dan aku mencoba melupakan semua yg ada dipikiranku tentangnya.
Ketika ku terbangun, ku kira mama, papa, dan kakak ingat akan hari bersejarah ini. Tapi ternyata? mereka lupa. Mereka menganggap ini adalah hari biasa. Hari terakhirku menjalankan Ujian Nasional.
Sedih, kecewa, ingin rasanya menangis. Tapi buat apa? aku sudah bersyukur selama ini sudah diberi kasih sayang yg sangat melebihi ambang batas. Aku tau mereka menyayangiku, mungkin melebihi dari yg ku tau.
Ketika Ujian Nasional sedang dilaksanakan, tiba2 pengawas ruangan datang ke meja ku dan mengecek nomor pesertaku, aku kaget, takut, tapi ternyata. Dia malah mengucapkan.. "Happy Birthday yaaa."
Terenyuh jadinya. Halah #lebay
Ketika bel sekolah berbunyi..
Semua siwa-siswi SMPN 9 Depok langsung bergegas keluar ruangan masing-masing.
Kami saling berpelukan layaknya segerombolan teletabis.
Ada yg menabok pipiku yang gembil nan imut ini, ada pula yg meneriaki selamat ulang tahun fikaaa. Tepat ditelingaku. Senang rasanya.
"Aku ingin pulang" Seru ku kepada teman-teman.
"Yasudah ayok kita pulang."
Ternyata, ditengah perjalanan mereka malah beralih tujuan menjadi main ke salah satu rumah sahabatku, dara.
Aku pun setuju.
Ketika sampai disana, kita hanya bersenda gurau seperti biasa tak ada yg teriak-teriak seperti layaknya anak-anak yg baru lulus ujian. Kami ini hmm seperti bisa dibilang, para pasien rs jiwa yg baru saja dilepas. Diam, memikirkan hasil un yg tidak tau bagaimana nasibnya kelak.
Keadaan itu kemudian seketika pecah ketika sahabatku, eka, dan icha, datang sambil membawa kue sambil menyanyikan lagu happy birthday, Ga karuan rasanya! Seneng, ternyata mereka ingat sama hari ulang tahun ku. Memang suara mereka tidak terlalu menderu-deru seperti suara agnes monica. Tapi suara mereka jauh lebih baik ketimbang suara2 girlband jaman sekarang. Ini nyambung kemana-mana. Haduh. Maaf-maaf
Lucu ya kita semua, tertawa lepas menggambarkan kegembiraan kita semua ^^.
Bukan hanya itu, ketika aku sedang bete-betenya sama mama dan papa dan semua keluarga , datang seorang sahabatku Nissa, dia membawa kado ini, lucu deh , aku suka banget. Makasih ya nissa :)
Terimakasih yg tidak terhingga juga buat keluargaku, akhirnya kalian menyadari bahwa hari ini adalah hari yg bersejarah. Walau kalian sadar ketika malam menjelang, tidak apa-apa.Terimakasih juga atas support yg kalian berikan selama ini. Terimakasih juga kepada keluarga kedua ku,keluarga perguruan merpati putih dan teman-teman. Terimakasih semua. Ohya, terimakasih juga yg sudah mengucapkan lewat jejaring sosial dan memberi doanya kepada ku, semoga Allah mendengar doa kalian dan mengabulinya. Sukses untuk kita semua.
humm..konbanwa minna san, arigatou gozaimasu. hehehe
Pagi ini, tanggal 26 April 2012, ku mencoba mengecek handphone ku yg kuletakkan tepat di samping tempat tidurku, ku buka perlahan. Seseorang yg ku harapkan menjadi orang pertama yang mengucapkan dihari ini ternyata dia tidak mengucapkannya. Dia terlalu sibuk dengan dunianya, Aku hanya dianggap butiran debu yang menempel pada pundaknya. Aku bukanlah siapa-siapa untuknya. Dia pun kini ku anggap seperti tomcat yg hingap kesana-kemari Dan aku mencoba melupakan semua yg ada dipikiranku tentangnya.
Ketika ku terbangun, ku kira mama, papa, dan kakak ingat akan hari bersejarah ini. Tapi ternyata? mereka lupa. Mereka menganggap ini adalah hari biasa. Hari terakhirku menjalankan Ujian Nasional.
Sedih, kecewa, ingin rasanya menangis. Tapi buat apa? aku sudah bersyukur selama ini sudah diberi kasih sayang yg sangat melebihi ambang batas. Aku tau mereka menyayangiku, mungkin melebihi dari yg ku tau.
Ketika Ujian Nasional sedang dilaksanakan, tiba2 pengawas ruangan datang ke meja ku dan mengecek nomor pesertaku, aku kaget, takut, tapi ternyata. Dia malah mengucapkan.. "Happy Birthday yaaa."
Terenyuh jadinya. Halah #lebay
Ketika bel sekolah berbunyi..
Semua siwa-siswi SMPN 9 Depok langsung bergegas keluar ruangan masing-masing.
Kami saling berpelukan layaknya segerombolan teletabis.
Ada yg menabok pipiku yang gembil nan imut ini, ada pula yg meneriaki selamat ulang tahun fikaaa. Tepat ditelingaku. Senang rasanya.
"Aku ingin pulang" Seru ku kepada teman-teman.
"Yasudah ayok kita pulang."
Ternyata, ditengah perjalanan mereka malah beralih tujuan menjadi main ke salah satu rumah sahabatku, dara.
Aku pun setuju.
Ketika sampai disana, kita hanya bersenda gurau seperti biasa tak ada yg teriak-teriak seperti layaknya anak-anak yg baru lulus ujian. Kami ini hmm seperti bisa dibilang, para pasien rs jiwa yg baru saja dilepas. Diam, memikirkan hasil un yg tidak tau bagaimana nasibnya kelak.
Keadaan itu kemudian seketika pecah ketika sahabatku, eka, dan icha, datang sambil membawa kue sambil menyanyikan lagu happy birthday, Ga karuan rasanya! Seneng, ternyata mereka ingat sama hari ulang tahun ku. Memang suara mereka tidak terlalu menderu-deru seperti suara agnes monica. Tapi suara mereka jauh lebih baik ketimbang suara2 girlband jaman sekarang. Ini nyambung kemana-mana. Haduh. Maaf-maaf
Lucu ya kita semua, tertawa lepas menggambarkan kegembiraan kita semua ^^.
Bukan hanya itu, ketika aku sedang bete-betenya sama mama dan papa dan semua keluarga , datang seorang sahabatku Nissa, dia membawa kado ini, lucu deh , aku suka banget. Makasih ya nissa :)
Terimakasih yg tidak terhingga juga buat keluargaku, akhirnya kalian menyadari bahwa hari ini adalah hari yg bersejarah. Walau kalian sadar ketika malam menjelang, tidak apa-apa.Terimakasih juga atas support yg kalian berikan selama ini. Terimakasih juga kepada keluarga kedua ku,keluarga perguruan merpati putih dan teman-teman. Terimakasih semua. Ohya, terimakasih juga yg sudah mengucapkan lewat jejaring sosial dan memberi doanya kepada ku, semoga Allah mendengar doa kalian dan mengabulinya. Sukses untuk kita semua.
humm..konbanwa minna san, arigatou gozaimasu. hehehe
Categories
Birthday
Selasa, 24 April 2012
Aku Ingin Lulus
3 tahun telah berlalu.
Tertawa, menangis, senang, suka dan duka kita lewati bersama.
tepat 3 tahun yang lalu.
Kita semua tak saling mengenal.
Sampai pada akhirnya menjalin persahabatan.
Kita masuk ke sekolah ini bersama-sama.
Kita lulus insyaAllah akan bersama-sama kembali
Postingan ini ku buat.
Untuk menyemangati ku dan kita semua dalam menghadapi ujian nasional besok dan lusa.
Ku yakin kita semua bisa menghadapinya walau ku tau banyak kerikil-kerikil kecil yg mehadang kita.
Kepadamu ku berserah.
Kepadamu yaAllah.
Ku mohon lancarkanlah.
Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik.
Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik.
Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik.
Tertawa, menangis, senang, suka dan duka kita lewati bersama.
tepat 3 tahun yang lalu.
Kita semua tak saling mengenal.
Sampai pada akhirnya menjalin persahabatan.
Kita masuk ke sekolah ini bersama-sama.
Kita lulus insyaAllah akan bersama-sama kembali
Postingan ini ku buat.
Untuk menyemangati ku dan kita semua dalam menghadapi ujian nasional besok dan lusa.
Ku yakin kita semua bisa menghadapinya walau ku tau banyak kerikil-kerikil kecil yg mehadang kita.
Kepadamu ku berserah.
Kepadamu yaAllah.
Ku mohon lancarkanlah.
Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik.
Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik.
Luluskan aku dan seluruh teman-temanku dengan nilai yang terbaik.
Categories
SMPN 9
Rabu, 11 April 2012
Bersamamu aku merasa aman, Disampingmu aku merasa nyaman.
Bersamamu aku merasa aman
Disampingmu aku merasa nyaman.
Allah memang adil.
Ketika hatiku telah hancur berserakan.
Datang mereka yang membantuku membereskan kepingan-kepingan hati ini,
Mereka yang telah membuatku merasa nyaman, aman,
Dan melupakan kenangan yang pernah terjadi antara ku dan dirinya.
Tak terasa
Waktu terus berjalan.
Dan inilah saat-saat yang sangat menyedihkan bagiku
Kita semua akan terpisah
Raga tak saling bertemu.
Tapi pikiranku, akan selalu bersamamu, sahabatku.
Entah bagaimana nasib kita kelak nanti
Berharap semoga Allah melindungi kita.
Menjaga perasaan kita.
Semoga tak ada lagi hati yang tersakiti.
Terimakasih karena telah menghadirkan kembali gelak tawa yang telah hilang pada diriku karena, dia.
Terimakasih, telah menjadikan hidupku lebih berarti karenamu, sahabat.
Terimakasih, telah menjadikan hidupku lebih berarti karenamu, sahabat.
Dan sekali lagi.
Terimakasih YaAllah , karenamu ku dipertemukan dengan mereka yang sangat mengerti keadaanku.
Terimakasih YaAllah , karenamu ku dipertemukan dengan mereka yang sangat mengerti keadaanku.
I want you to read this.
Believe me, We'll meet again, Because it's a part of Hope and Destiny :')
Categories
Friendship.
Rabu, 04 April 2012
My love begins
Mungkin kita tidak pernah saling bertatap mata
Mungkin juga tak pernah saling mendengar suara kita
Kita ini bagaikan 2 ekor burung merpati buta yang saling memahami satu sama lain
Kita seperti mereka, tapi tidak ada jalinan apa-apa diantara kita.
Kita pun tak mengetahui bagaimana paras kita...
Terasa indah dan nyaman meski jauh, dan meski tak terlihat.
Mungkin kita sama-sama buta dan tuli
Tapi tidak demikian dengan hati kita.
Hati kita selalu melihat satu sama lain, dan merasakan apa yang terjadi.
Terkadang aku marah dan bosan dengan apa yang terjadi.
Tapi hatiku tetap beku seperti salju diakhir musim dingin.
Selalu mencoba bertahan ditengah terik matahari.
Engkau akan tetap menjadi angin yang terus berhembus.
Dan aku akan tetap menjadi air yang terus mengalir.
Kita akan saling bertemu di pelabuhan akhir, Samudera..
Categories
Dear Diary
Langganan:
Postingan (Atom)

2012-04-26+11.49.jpg)
2012-04-26+12.24.4.jpg)


















